Pendahuluan
Kriket merupakan salah satu olahraga tim yang memiliki sejarah panjang dan aturan yang cukup kompleks. Meskipun sekilas terlihat rumit, sebenarnya peraturan kriket dapat dipahami dengan mudah jika kita mengetahui dasar-dasarnya. Olahraga ini dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari sebelas pemain, di mana setiap tim bergantian melakukan batting dan bowling untuk mencetak angka sebanyak mungkin .
Dasar-Dasar Permainan Kriket
Permainan kriket berlangsung di lapangan berbentuk oval atau bulat dengan pitch di bagian tengahnya. Pada kedua ujung pitch terdapat tiga tiang kayu yang disebut stumps, yang ditutup dengan dua potongan kayu kecil bernama bails. Tujuan utama dalam kriket adalah mencetak lebih banyak run dibandingkan lawan. Tim yang melakukan batting berusaha mencetak run dengan memukul bola dan berlari antara kedua wicket, sementara tim yang melakukan fielding berusaha menghentikan perolehan run tersebut .
Sebelum pertandingan dimulai, kedua kapten melakukan undian koin untuk menentukan tim mana yang akan batting terlebih dahulu. Setiap babak dalam kriket disebut innings, di mana satu tim melakukan batting sementara tim lainnya melakukan bowling dan fielding. Pertandingan kriket dapat berlangsung dalam beberapa format, mulai dari Twenty20 yang berlangsung sekitar tiga jam, One Day International yang berlangsung sehari penuh, hingga Test match yang dapat berlangsung hingga lima hari .
Cara Mendapatkan Angka
Pemain batting dapat mencetak run melalui beberapa cara. Pertama, mereka dapat berlari antara kedua wicket setelah memukul bola. Setiap kali kedua pemain batting berhasil berpindah sisi, mereka mendapatkan satu run. Kedua, jika bola yang dipukul mencapai batas lapangan setelah menyentuh tanah, tim batting mendapatkan empat run. Ketiga, jika bola melewati batas lapangan tanpa menyentuh tanah terlebih dahulu, tim batting mendapatkan enam run .
Selain itu, tim batting juga bisa mendapatkan run tambahan dari kesalahan tim bowling. Ketika bowler melakukan no ball, yaitu melempar bola dengan cara yang tidak sesuai aturan, tim batting mendapatkan satu run tambahan. Hal serupa juga berlaku ketika bowler melempar bola terlalu lebar atau wide. Wasit akan menilai apakah lemparan tersebut sah atau tidak, dan keputusan mereka bersifat final .
Cara Pemain Batting Dapat Keluar
Terdapat sepuluh cara seorang pemain batting dapat dinyatakan keluar dari permainan. Cara yang paling umum adalah bowled, yaitu ketika bola yang dilempar bowler berhasil mengenai stumps dan menjatuhkan bails. Cara lainnya adalah caught, di mana pemain fielding berhasil menangkap bola yang dipukul sebelum bola menyentuh tanah. Kemudian ada leg before wicket atau LBW, yaitu ketika bola mengenai kaki pemain batting dan wasit menilai bola tersebut akan mengenai stumps jika tidak terhalang kaki .
Selain ketiga cara tersebut, pemain batting juga dapat keluar melalui run out, stumped, hit wicket, handled the ball, double hit, obstructing the field, dan timed out. Pemahaman terhadap berbagai cara keluar ini sangat penting bagi setiap pemain kriket untuk menghindari kesalahan yang merugikan tim .
Perubahan Peraturan Terbaru dari ICC
International Cricket Council (ICC) secara berkala memperbarui peraturan permainan kriket untuk menyesuaikan dengan perkembangan olahraga. Pada tahun 2026, ICC memperkenalkan beberapa perubahan penting yang berlaku untuk semua pertandingan internasional yang dimulai setelah tanggal 1 Oktober 2026 .
Salah satu perubahan signifikan adalah penerapan penalti waktu untuk pemain batting di pertandingan kriket pria. Jika pemain batting tidak siap menghadapi bola dalam waktu yang ditentukan, wasit akan memberikan peringatan pertama, kemudian peringatan terakhir untuk pelanggaran kedua. Pada pelanggaran ketiga dan seterusnya, tim fielding akan mendapatkan lima run penalti. Selain itu, perubahan ini juga mencakup spesifikasi bola kriket untuk pertandingan wanita yang kini memiliki ukuran dan berat berbeda dari pertandingan pria .
Perubahan lainnya menyangkut klarifikasi aturan fielding. Sebuah overthrow kini didefinisikan secara lebih jelas, di mana hanya upaya mengarahkan bola ke stumps yang dianggap sebagai overthrow. Sementara itu, kegagalan sederhana dalam menghentikan bola tidak lagi dianggap sebagai overthrow. Untuk run out dan stumping, pemain fielding harus memiliki kontrol penuh atas bola agar dapat dinyatakan sah .
Format Pertandingan Kriket
Kriket dimainkan dalam beberapa format yang berbeda, masing-masing dengan aturan dan durasi yang berbeda. Format Twenty20 atau T20I merupakan format terpendek, di mana setiap tim melakukan batting selama maksimal 20 overs. Satu over terdiri dari enam lemparan. Format One Day International atau ODI memberikan kesempatan kepada setiap tim untuk melakukan batting selama 50 overs. Sementara itu, format Test match merupakan format terpanjang yang dapat berlangsung hingga lima hari dengan setiap tim melakukan dua innings .
Pada tahun 2026, ICC juga memperkenalkan aturan baru untuk Test match, di mana bola berwarna pink dapat digunakan dalam pertandingan siang hari atas kesepakatan kedua tim. Tujuan dari aturan ini adalah untuk mengurangi waktu bermain yang hilang akibat kondisi pencahayaan yang buruk. Keputusan penggunaan bola pink harus disetujui sebelum pertandingan dimulai dan tidak dapat diubah setelah pertandingan berjalan .
Pelanggaran dan Sanksi
Pemain kriket diharapkan untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas dan menghormati keputusan wasit. ICC memiliki kode etik yang mengatur perilaku pemain, dan pelanggaran terhadap kode etik tersebut dapat berakibat pada sanksi berupa denda, pengurangan poin, hingga larangan bermain. Pelanggaran yang umum terjadi meliputi penyalahgunaan peralatan kriket, perbedaan pendapat dengan keputusan wasit, dan perilaku yang tidak sportif .
Setiap pelanggaran yang terbukti akan dicatat dalam rekam jejak pemain selama 24 bulan. Jika seorang pemain mengumpulkan empat poin atau lebih dalam periode tersebut, poin-poin tersebut akan dikonversi menjadi poin suspensi yang dapat mengakibatkan larangan bermain .
Kesimpulan
Memahami peraturan kriket merupakan langkah awal yang penting bagi siapa saja yang ingin menikmati olahraga ini, baik sebagai pemain maupun penonton. Dengan menguasai dasar-dasar permainan, cara mencetak angka, berbagai cara keluar, serta perubahan peraturan terbaru, seseorang dapat mengikuti pertandingan kriket dengan lebih baik. Seperti halnya dalam permainan main5000 yang membutuhkan strategi dan pemahaman aturan, kriket juga menuntut pemainnya untuk terus belajar dan beradaptasi dengan setiap perubahan yang terjadi